File backup yang tersimpan belum tentu dapat dipulihkan ketika dibutuhkan. Kerusakan arsip, kredensial yang hilang, atau prosedur yang tidak pernah diuji dapat membuat backup tidak berguna pada saat darurat.
Tentukan target pemulihan
Tetapkan seberapa banyak data yang boleh hilang dan berapa lama layanan boleh berhenti. Dua target ini menentukan frekuensi backup, media penyimpanan, dan rancangan pemulihan.
Lakukan simulasi berkala
Uji pemulihan pada lingkungan terpisah, catat durasinya, dan perbaiki langkah yang gagal. Hasil pengujian harus menjadi dokumen operasional yang dapat dijalankan lebih dari satu orang.
0 komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi artikel ini.